<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Trah Wirosastro Blog &#187; quality assurance</title>
	<atom:link href="http://wirosastro.com/tag/quality-assurance/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wirosastro.com</link>
	<description>Belajar yuk, SAP, BASIS, ABAP, SD, MM, PP, FICO</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Sep 2011 16:04:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>BUSINESS BLUEPRINT</title>
		<link>http://wirosastro.com/business-blueprint.html</link>
		<comments>http://wirosastro.com/business-blueprint.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 01:15:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mas Wiro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Project Management]]></category>
		<category><![CDATA[SAP]]></category>
		<category><![CDATA[as is]]></category>
		<category><![CDATA[business blueprint]]></category>
		<category><![CDATA[gap analisys]]></category>
		<category><![CDATA[project manager]]></category>
		<category><![CDATA[quality assurance]]></category>
		<category><![CDATA[to be]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wirosastro.com/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Pada phase ini targetnya adalah pembuatan blueprint dari project implementasi SAP.. Phase ini dibagi dalam 3 step, yaitu : Melihat atau memetakan kondisi sekarang dari perusahaan, kondisi sekarang ini disebut As it is atau disingkat &#8220;As Is&#8221; Selanjutnya adalah step untuk mencari tahu apa kondisi kedepan yang dibutuhkan oleh perusahaan, ini disebut &#8220;to be&#8221; Setelah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada phase ini targetnya adalah pembuatan blueprint dari project implementasi SAP.. Phase ini dibagi dalam 3 step, yaitu :</p>
<ul>
<li> Melihat atau memetakan kondisi sekarang dari perusahaan, kondisi sekarang ini disebut As it is atau disingkat &#8220;As Is&#8221;</li>
<li> Selanjutnya adalah step untuk mencari tahu apa kondisi kedepan yang dibutuhkan oleh perusahaan, ini disebut &#8220;to be&#8221;</li>
<li> Setelah didapat kondisi sekarang dan kondisi berikut didefinisikan perbedaannya atau disebut &#8220;Gap Analisys&#8221;</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Sebaiknya sebelum assessment dimulai, user, team leader, business proses owner diberikan training<a href="http://wirosastro.com/sales-and-distribution-overview.html"> Overview.</a> Training <a href="http://wirosastro.com/sales-and-distribution-overview.html">Overview</a> ini adalah pengenalan dari masing-masing modul, meliputi jenis bisnis apa saja yang dapat menjalankan modul tersebut, struktur organisasi dari masing-masing modul, metode-metode apa saja yang dapat dijalan. Tujuan training ini adalah untuk memberikan perngertian awal dari masing-masing modul, sehingga user dari pihak perusahaan mengerti hal apa saja yang dapat ditangani dengan SAP.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-118"></span></p>
<p><strong>AS IS</strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Untuk mencari kondisi As Is ini konsultan melakukan interview atau assessment secara mendetail terhadap user-user di perusahaan?<br />
Konsultan akan mencari tahu flow bisnis yang ada diperusahaan dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan, melihat prosesur-prosedur standar diperusahaan. Melihat bentuk laporan-laporan. Melihat format dari form-form yang digunakan diperusahaan.<br />
Demikian juga formula-formula yang digunakan dari data-data yang ada sehingga menjadi laporan.<br />
Konsultan Sales and Distribution, akan menanyakan mulai customer-customer yang ada, bagaimana cara order, setiap kapan melakukan order, apakah ada schedule. Perjanjiannya dengan customer bagaimana, antara lain batasn-batasan order, toleransi order, range order bulan berikutnya atau tentative order, sekaligus berapa lama tentative ordernya didapat. Bagaimana mengelompokkan customer-customer tersebut.<br />
Kemudian berikutnya adalah bagaimana cara menginput purchase order dari customer kesistem yang sekarang.<br />
Bagaimana kelompok barang yang dijua? Bagaimana organisasi penjualanannya?<br />
Selanjutnya bagaimana order dari customer didistribusikan ke bagian PPIC atau produksi untuk menjadi informasi pembuatan barang, dan sekaligus juga kalkulasi dari tentative order untuk menjadi order ke Supplier.<br />
Setelah itu bagimana melakukan billing, setiap berapa lama?<br />
Dan sebagimana yang brhubungan dengan penjualan barang, baik inventory ataupun yang bukan inventory.<br />
Kemudian bagaimana masalah pembayarannya untuk diset menjadi term of payment.<br />
Konsultan Manaterial management akan menanyakan mulai bagaimana proses procurement, vendor-vendornya, metode order ke vendor, pernjanjian dengan vendor. Bagaimana cara melakukan permintaan permbelian barang atau purchase request ? Bagaimana cara memberikan persetujuan terhadap purchase request? Bagaimana melakukan order ke vendor? Bagaimana menentukan vendornya?  Bagaimana perjanjian dengan vendornya? Bagaimana cara melakukan penerimaan barang? Bagaimana memperlakukan barang, penempatan barang? Bagaimana system gudangnya (werehouse) ? Bagaimana metode perpindahan barang? Bagaimana cara control barang? Bagaimana stock minimal dan maksimalnya? Bagaimana mengelompokkan barang-barang? Bagaimana struktur organisasi logistiknya, bagian pembeliannya, bagian pengelolaanya?<br />
Bagaimana cara peneriman invoice dari vendor, verifikasinya bagaimana? Bagimana term of pyamentnya? Bagaimana pengelompokan vendornya? Dan sebagainya, dan sebagainya.<br />
Konsultan module Production Planning (PP) juga akan melakukan assessment kondisi proses bisnis dan flow yang sekarang diperusahaan.<br />
[ad#adsense-468x60]<br />
Konsultan akan menanyakan, bagaimana work centernya? Bagaimana Bill of Material (BOM) Bagimana Routingnya? Bagaimana Versi Produksinya? Bagaimana cara mengambil data hasil produksi? Bagaimana mencatat laporan produksi? Bagaimana menangani reject? Bagimana policy jika ada perubahan-perubahan terhadap material (ECI= Engineering Change Instruction). Siapa yang bertanggung jawab terhadap control produksi?<br />
Bagimana Struktur Organisasi pada Production Planning? Siapa yang mengkoordinir jika ada masalah.<br />
Dan seterusnya-dan seterusnya.<br />
Konsultan FICO juga melakukan interview terhadap user-user, antara lain, bagaimana cara menangani aliran data dari modul SD, MM dan PP. Bagaimanna menangani Account Receivable. Accubt Payable? Hutang dan piutang Customer dan Vendor? Bagaimana menangani pembayaran? Bagaimana penangani penagihan? Bagaimana menangani billing?<br />
Bagimana menangani costing produksi? Bagaimana menangani Factory Overhead dan operasional-operasional lainnya? Bagaimana mebuat laporan-laporan financial? Bagaimana mengelompokkan laporan-laporan?<br />
Bagaimana struktur dari Chart of Account? Bagaimana struktur Organisasi  financial?<br />
Bagaimana penanganan asset-asset perusahaan? Bagaimana penanganan internal order? Dan seterusnya – dan seterusnya.<br />
Jadi semua konsultan akan mencari tahu kondis sekarang yang ada di perusahaan</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>TO BE</strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Setelah kondisi As is didapat, maka didesain kondisi atau flow proses bisnis dibutuhkan perusahaan sesuai dengan yang dapat disetting di SAP.<br />
Kebutuhan-kebutuhan ini kadang-kadang didapat waktu assessment kondisi As is. Konsultan juga dapat menawarkan perbaikan-perbaikan flow bisnis proses dan disesuaikan dengan aturan-aturan yang ada serta proses bisnis yang dapat dilakukan di SAP.<br />
Dalam memberikan solusi konsultan juga memberitahu atas impactnya. Jadi dalam setiap pemilihan setting SAP selain ada kegunaannya juga ada impactnya.<br />
Tidak semua proses manual dapat dituangkan dalam customisasi SAP, oleh karena itu pilihlah yang terbaik sesuai kondisi perusahan.<br />
Setiap flow proses bisnis dituangkan dalam BPML (Business Proses Master List). Setiap BPML dituangkan dalam flow chart.<br />
BPML dan flowchart yang dikerjakan oleh Konsultan dipresentasikan ke user, team leaders dan BPO untuk mendapatkan masukan, koreksi dan persetujuan.<br />
Biasanya presentasi dari BPML ini cukuo lama, karena tim dari pihak perusahaan harus benar-benar mengkoreksi, karena BPML ini yang akan menjadi dasar untuk melakukan konfigurasi SAP.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>GAP Analisys</strong></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">Gap analisys dibuat oleh konsultan, bentuknya adalah perbandingan antara system legacy di perusahaan  dan konfigurasi SAP.<br />
Jika ada perbedaan,perbedaannya disebutkan dan dijelaskan dijelaskan. Tetapi jika tidak ada perbedaan alias sama maka dijelasakan bahwa tidak ada perbdaan.</p>
<p><strong>Quality Assurance</strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Sebelum Blueprint ditandatangani oleh kedua belah pihak, maka blueprint tersebut harus diperiksa dan diaudit oleh konsultan yang sangat senior.<br />
Pihak konsultan yang bekerja diperusahaan tersebut akan meminta konsultan yang sangat berpengalaman dari luar untuk melakukan quality assurance terhadap blueprint.<br />
Dalam melalukan quality assurance Konsultan Quality akan membaca draft bluepeint, setelah itu akan melakukan assessment pada konsultan dari modul yang sedang di check qualitynya. Jika ada yang dirasa perlu, konsultan QA akan melakukan pertanyaan ke pihak user perusahaan untuk mendapatkan opini lain dari user.<br />
Setelah selesai Konsultan QA akan mebuat resumenya. Resumenya ini berisi pandangan-pandangan dan rekomendasinya. Rekomendasi ini bias saja permintaan perubahan dari bisnis proses ataupun juga penambahan konfigurasi.<br />
Resume konsultan QA ini disampaikan ke pihak Perusahaan oleh konsultan modul. Pihak perusahaan dan konsultan modul akan bersepakat, apakah rekomendasi dari  konsultan QA akan dijalankan atau tidak.<br />
Setelah itu Blueprint ditandatangani oleh ke 2 belah pihak hingga level Steering Commite.</p>
<p style="text-align: justify;">Oh ya jangan lupa, Project Manager selalu mengadakan meeting mingguan antara pihak konsultan dan pihak perusahaan untuk memonitor perkembangan dari project. Selain itu setiap bulan ada meeting steering committee untuk melaporkan perkembangan dari project. Meeting ini akan disajikan oleh Project Manager dalam bentuk presentasi sekaligus juga menyampaikan status dari project, serta issue list yang ada.</p>
<p>
Jika anda punya kritik, saran,dan merasa artikel ini bermanfaat untuk anda, tolong beri komentar ya! Ayo kita berdiskusi <img src='http://wirosastro.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.wirosastro.com">Wirosastro</p>
<p>http://www.wirosastro.com</a></p>
<p>
Dokumen ini dibuat oleh Wirosastro.  Jika ingin mengcopy dokumen ini harus mencatumkan author serta link-nya.</p>
<p>[ad#feedburner]</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>blueprint perusahaan</li><li>blue print perusahaan</li><li>as is adalah</li><li>proses pembayaran purchasing pada modul sd dalam sap</li><li>blueprint dalam perusahaan</li><li>project charters dan contohnya</li><li>contoh blue print on job training</li><li>cara membuat blue print project</li><li>sap basis operasional prosedur</li><li>struktur organisasi modul Material management SAP</li></ul><div id="seo_alrp_related"><h2>Posts Related to BUSINESS BLUEPRINT</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://wirosastro.com/project-preparation.html" rel="bookmark">Project Preparation</a></h3><p>Pada awal implementasi SAP, yang dilakukan pertama kali adalah memilih Project Manager dari Perusahaan. 1. Pemilihan Project Manager sebaiknya adalah mempunyai posisi manager atau lebih, ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://wirosastro.com/material-management.html" rel="bookmark">MATERIAL MANAGEMENT</a></h3><p>Apa itu SAP MM? Material Management (MM) modul  merupakan modul yang sangat terintegrasi dengam modul lain dari SAP Sistem. MM Modul Mendukung semua tahapan pengelolaan ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://wirosastro.com/implementasi-sap.html" rel="bookmark">IMPLEMENTASI SAP</a></h3><p>Implementasi SAP R/3 mengikuti standard implementasi yang ditetapkan oleh SAP, yaitu dengan menggunakan methodology ASAP (Accelerate SAP). Dalam mengimplementasikan ASAP ini dikenal dalam 5 phase ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://wirosastro.com/sap-system-landscape.html" rel="bookmark">SAP System Landscape</a></h3><p>Untuk implementasi SAP, maka harus didukung oleh system landscape server. Pekerjaan ini di kerjakan oleh BASIS Konsultan. Saran dari SAP, adalah sebaiknya dibuat 3 server, ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://wirosastro.com/kerja-di-dunia-sap.html" rel="bookmark">Kerja di dunia SAP</a></h3><p>Pagi ini saya buka milist indo-sap@yahoogroups.com Ada yang posting yang cukup menarik, beberapa pertanyaan dari Pak mansyahtri tentang pekerjaan di dunia SAP, saya coba jawab ...</p></div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wirosastro.com/business-blueprint.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SAP System Landscape</title>
		<link>http://wirosastro.com/sap-system-landscape.html</link>
		<comments>http://wirosastro.com/sap-system-landscape.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2009 09:12:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mas Wiro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Basis]]></category>
		<category><![CDATA[SAP]]></category>
		<category><![CDATA[development]]></category>
		<category><![CDATA[konfigurasi Server SAP]]></category>
		<category><![CDATA[production]]></category>
		<category><![CDATA[project manager]]></category>
		<category><![CDATA[QA]]></category>
		<category><![CDATA[quality assurance]]></category>
		<category><![CDATA[Sand Box]]></category>
		<category><![CDATA[Server]]></category>
		<category><![CDATA[testing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wirosastro.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Untuk implementasi SAP, maka harus didukung oleh system landscape server. Pekerjaan ini di kerjakan oleh BASIS Konsultan. Saran dari SAP, adalah sebaiknya dibuat 3 server, yaitu : 1. Development Server 2. Quality Assurance Server 3. Production Server 1. Development Server adalah server khusus untuk melakukan development program , melakukan konfigurasi system pada masing-masing modul. Dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk implementasi SAP, maka harus didukung oleh system landscape server. Pekerjaan ini di kerjakan oleh BASIS Konsultan.<br />
Saran dari SAP, adalah sebaiknya dibuat 3 server, yaitu :<br />
1. Development Server<br />
2. Quality Assurance Server<br />
3. Production Server<br />
<span id="more-23"></span><br />
1. Development Server adalah server khusus untuk melakukan <a href="http://wirosastro.com/project-preparation.html">development program </a>, melakukan konfigurasi system pada masing-masing modul. Dan juga konfigurasi hak akses dari user.<br />
<a href="http://wirosastro.com/project-preparation.html">Development Server</a> ini harus disiapkan pada masa project preparation. Antara lain harus sudah ada diruang project, sudah terinstal operating system, terinstall database dan juga antivirus serta Server monitoring. Setelah itu di install SAP Aplikasinya dan harus siap sebelum fungsional konsultan bekerja, paling tidak pada pertengahan phase blue print sudah selesai diuji.<br />
<img class="aligncenter size-full wp-image-24" title="SAP System Landscape" src="http://wirosastro.com/wp-content/uploads/2009/02/sapsystemlanscape.jpg" alt="SAP System Landscape" width="820" height="450" /></p>
<p>2. QA Server adalah QA khusus untuk melakukan pengujian terhadap hasil konfigurasi yang dilakukan oleh konsultan fungsional, melakukam testing program yang dikerjakan oleh ABAPER.<br />
Agar testing berjalan dengan hasil yang diharapkan, maka Data yang dipakai pada server QA adalah data yang sebenarnya.<br />
QA Server ini harus siap saat phase realisasi mendekati selesai.</p>
<p>3. Berikutnya production server. Sever ini adalah server untuk dipakai pada masa Go-live. Pada Server ini transaksi bisnis dijalankan.<br />
Server ini benar-benar dijaga keberadaan datanya, jangan sampai ada data sampah disini. Jadi kalau mau melakukan testing atas sebuah transaksi atau konfigurasi baru atau program baru jangan menggunakan production server.<br />
Untuk menentukan konfigurasi dan kapasitas server ini harus melalui sizing terhadap data-data yang dimasukkan pada server ini, juga jumlah komputer yang terhubung ke server ini.<br />
Sizing dilakukan oleh konsultan BASIS dibantu oleh konsultan fungsional dengan tools yang disediakan oleh SAP..<br />
Sizing ini untuk mententukan jenis komputer, jumlah processor, memory dan kapasitas Harddisk.</p>
<p>Sizing memang dilakukan pada production server saja, tetapi bukan berarti development server ataupun QA server menggunakan konfigurasi sembarangan, paling tidak separuh kemampuan production server.<br />
[ad#feedburner]<br />
Satu hal lagi yang tidak boleh dilupakan adalah fasilitas backup dan restore data juga harus ditentukan, karena harus membackup data dan system secara periodic. Dan jangan lupa membackup development server agar konnfigurasi tidak hilang.<br />
Diluar ketiga server diatas dapat juga disediakan SAND BOX Server. Sand Box server ditujukan untuk belajar user, mulai dari instalasi, coba-coba buat program atau konfigurasi.</p>
<p>Jika anda punya kritik, saran,dan merasa artikel ini bermanfaat untuk anda, tolong beri komentar ya! Ayo kita berdiskusi <img src='http://wirosastro.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.wirosastro.com">Mas Wiro</p>
<p>http://www.wirosastro.com</a></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>konfigurasi sap</li><li>sap system</li><li>system SAP</li><li>sistem Landscape SAP</li><li>belajar system sap</li><li>QA dalam SAP</li><li>sap landscape</li><li>sap server adalah</li><li>what is qa server sap</li></ul><div id="seo_alrp_related"><h2>Posts Related to SAP System Landscape</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://wirosastro.com/implementasi-sap.html" rel="bookmark">IMPLEMENTASI SAP</a></h3><p>Implementasi SAP R/3 mengikuti standard implementasi yang ditetapkan oleh SAP, yaitu dengan menggunakan methodology ASAP (Accelerate SAP). Dalam mengimplementasikan ASAP ini dikenal dalam 5 phase ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://wirosastro.com/membuat-koneksi-sap-gui-ke-sap-server.html" rel="bookmark">Membuat Koneksi SAP GUI ke SAP Server</a></h3><p>Pertama kali double klik ikon SAP Logon di desktop atau dari menu program files. Setelah itu akan tampil  seperti berikut : [ad#adsense-468x60-baru] Kemudian klik Toolbar ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://wirosastro.com/project-preparation.html" rel="bookmark">Project Preparation</a></h3><p>Pada awal implementasi SAP, yang dilakukan pertama kali adalah memilih Project Manager dari Perusahaan. 1. Pemilihan Project Manager sebaiknya adalah mempunyai posisi manager atau lebih, ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://wirosastro.com/business-blueprint.html" rel="bookmark">BUSINESS BLUEPRINT</a></h3><p>Pada phase ini targetnya adalah pembuatan blueprint dari project implementasi SAP.. Phase ini dibagi dalam 3 step, yaitu : Melihat atau memetakan kondisi sekarang dari ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://wirosastro.com/kerja-di-dunia-sap.html" rel="bookmark">Kerja di dunia SAP</a></h3><p>Pagi ini saya buka milist indo-sap@yahoogroups.com Ada yang posting yang cukup menarik, beberapa pertanyaan dari Pak mansyahtri tentang pekerjaan di dunia SAP, saya coba jawab ...</p></div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wirosastro.com/sap-system-landscape.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

